MAKNA SPIRITUAL OLAHRAGA LARI

Spread the love

Masih dalam suasana kemerdekaan Indonesia nih, saya ingin menulis sedikit tentang hubungan kemerdekaan dengan olahraga lari.

Makna merdeka

Merdeka itu artinya bebas, betul ya? Kita merdeka artinya kita bebas dari segala macam belenggu.

Belenggu yang paling umum dipahami adalah belenggu penjajahan dan perbudakan. Itu sebetulnya maknanya sangat sempit kalau menurut saya karena hanya sebatas dilihat dari kacamata politik, masih fisik sifatnya.

Sebetulnya belenggu itu luas dan sangat banyak macamnya, dia juga tidak harus berasal dari luar seperti penjajahan atau perbudakan tadi malahan belenggu yang paling berat itu justru datang dari diri sendiri. Itu adalah yang biasa disebut sebagai belenggu nafsu atau belenggu ego, bentuknya macam-macam dan biasanya sangat halus karena itu sangat sulit disadari.

Selama kita masih terbelenggu itu kita sebetulnya belum merdeka yang sesungguhnya. Indonesia secara institusi negara memang merdeka secara politik dari kekuatan asing, tetapi pertanyaannya apakah “kita” sebagai manusianya sudah benar-benar merdeka?

Buat saya kemerdekaan suatu bangsa itu dimulai dari masing-masing individu lho, jujur saja kalau saya nggak percaya bahwa Indonesia sudah betul-betul merdeka kalau dilihat dari individunya. Saya mengatakan ini karena saya sangat cinta Indonesia dan saya melihat bagaimana kenyataan sehari-hari.

Apakah kita masih terbelenggu dengan ideologi, dogma dan doktrin, norma dan sudut pandang, atau apapun itu deh? Silakan jawab sendiri. Yang jelas sebetulnya merdeka itu bukan sekedar fisik tapi sangat-sangat spiritual maknanya.

Saya nggak mau bahas masalah spiritual deh bisa panjang dan ribet itu, saya mau nyerempet sedikit saja apa sih hubungannya antara kemerdekaan dengan olahraga lari yang biasa kita lakukan.

Sekarang silakan tanya diri masing-masing, lari itu buat kita apa sih artinya?

Apa makna olahraga lari?

Buat orang seperti Mo Farah atau Eliud Kipchoge mungkin lari itu ladang duit karena mereka itu pelari profesional yang penghasilan utamanya dari situ. Buat sebagian orang mungkin lari itu sekedar olahraga saja agar badan sehat, atau ada juga yang menjadikan lari itu olahraga sekaligus rekreasi dan refreshing begitu.

Tapi buat sebagian orang lagi lari itu malah dianggap sebagai beban, berat dan menyiksa begitu maklum dasarnya memang malas olahraga. Sukanya duduk atau tidur-tiduran sambil nonton film, baca buku atau ngoprek hape.

Tetapi apapun itu bebaslah kita mau memaknai lari itu seperti apa terserah masing-masing sajalah.

Nah, sekarang terserah kamu mau setuju atau nggak tetapi saya pribadi memaknai lari ini secara spiritual.

Makna spiritual

Buat saya lari itu adalah simbol kemerdekaan, membebaskan diri dari segala macam belenggu. Di situ saya bisa benar-benar mengenal dan menyadari diri, saya bisa mengamati semua sensasi tubuh, isi pikiran dan perasaan, dan sebagainya.

Di situ saya bisa tahu kenapa saya begini atau begitu, kenapa saya mengejar PB sekian, kenapa saya ingin bisa full marathon, dan sebagainya. Saya lebih mengenal lagi ego saya termasuk segala pikiran dan belief yang membelenggu.

Oleh karena itulah saya memaknai lari ini bukan sekedar olahraga tapi lebih dalam lagi secara spiritual, dan menjadikannya sebagai praktik meditasi favorit saya.

Merdekakan dirimu

Begitulah ceritanya, jadi apa nih makna olahraga lari buat kamu?

Apapun maknanya itu yang jelas kamu harus merdekakan dirimu sendiri, terserah bagaimana jalannya. Bisa dengan lari, bisa dengan ritual agama, bisa meditasi, banyak deh jalannya.

Coba baca juga tulisan “Apa Alasan Kamu Lari?”, itu membahas sedikit tentang “niat” dan nantinya nyambung dengan tulisan ini.

Silakan direnungkan yah, salam…

FOREVER YOUNG WITH RUNNING AND ROCK N’ ROLL

10 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *